08 Julai 2010

Di Saat

Disaat kamu ingin melepaskan seseorang,
ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya.

Disaat kamu mulai tidak mencintainya,
ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya.

Disaat kamu mulai bosan dengannya,
ingatlah selalu saat terindah bersamanya.

Disaat kamu ingin menduakannya,
bayangkan jika dia selalu setia.

Saat kamu ingin membohonginya,
ingatlah disaat dia jujur padamu.

Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu.

Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu.

 

-ayat yang membuatkan aku tabah . dinding egois lelaki ini runtuh dilanggar baris kata yang mengapung kalbu ke awangan.. terasa benar . sayu terasa disini masih . sokong filosof diatas . -.-  buat aku fikir positif.. 
: puisi ini dari kak fairuz yang tag aku didalamnya di facebook .

2 ulasan:

y u z berkata...

kamu harus tahu, mir --
saya langsung terkaku dari pangkal membacanya.

dan ya, ingatan terlayang utk 'dia'.

dengan harapan, 'dia' juga akan membaca, dan memahami yg sama.

selamat utk kamu!

atiqah berkata...

aku suka puisi ini.
aku suka bait baitnya.
aku nk minta izin ambil puisi ini boleh..aku akan tag mane aku dpat puisi ini..

rákan-rákan