08 Jun 2009

Tuan Puteri Kampung Warisan

   Terbentuk suatu kisah akan citra puteri menari dari kampung warisan negeri, gemersik suara menarik hati.
"aku dibisikkan kata-kata daripada suara."
"aku tersentuh. jantungku rebah seketika."
    Demikianlah nyanyi tuan puteri, sekadar cuma dalam hati. Nyanyian akan tentang suatu suara, akan tentang suatu jiwa, yang jujur menyanyi puisi ke dalam hati tuan puteri. 

Demikian maka puisi, buat membalas nyanyi puteri :

kisah kita melangkah jauh
dari gembira beralih sunyi
kisah kita bermula teguh
akhirnya jatuh tinggal sendiri

takdir menentu akhir ketemu
melepas sunyi bertahun sepi
bila bertemu aku mengaku
meluah rindu cara sembunyi

aku gembira dapat berjumpa
setelah lama tak kunjung tiba

suaraku tidak sampai kepada mu
suaraku tidak menyentuh mu

 melalui "puisi itu" aku bisikkan
maafkan segala kesilapan...

2 ulasan:

zaidharis berkata...

jelas dan nyata,
ah,
si dia,
maafkan lah saja.

izzy. berkata...

oh ok baru faham.

rákan-rákan