22 April 2009

Hikayat Bulan Dipagar Bintang

 Terdetik hati laksamana raja. Ingin berjumpa si cantik jelita. Mohon berjumpa di tepi muara. Tempat bunga tumbuh melata.
  Maka tiba dewi jelita. Laksamana lekas memanah mata. Menyusun langkah membuka bicara. Setelah sepurnama belum berjumpa. Maka berpantun laksamana raja : 

Budak-budak mendayung perahu
Mendayung sampai ke pulau delima
Buat cik adik si gadis melayu
Senyuman dikirim tanda gembira

  Mendengar bicara pantun laksamana. Dewi jelita menunduk muka. Tersipu malu debar terasa. Lantas dibalas pantun laksamana :

Bercucuk tanam si buah labu
Di tepi bukit letaknya dia
Sudah lama tidak bertemu
Harap kasih tetap bersama

  Laksamana tersenyum bersulam indah. Mendengar suara rindu tak sudah. Di tatap wajah si cantik jelita. Bicara laksamana menutup curiga : 
 
Memajak sawah di pagi rabu
Hingga sampai ke pukul tiga
Usah cik adik merasa ragu
Jiwa di sini melutut setia

  

3 ulasan:

♥ sOFIa ♥ berkata...

sebentar,

aku terkesima.

hehe :P

Nadeeya Khair berkata...

kecomelan antara sepasang suami isteri. wow! romantis. aha.

ohh btw, nad ade je. mungkin tak terperasan kewujudan nad. its okay. ada masa nanti bertembung lah kot.

n lee berkata...

hehe romantiknya.

rákan-rákan